Sedikit renungan di malam lebaran

Oktober 18, 2008

Suatu hari dipertengahan bulan puasa tahun ini, saya diundang oleh seorang teman sekantor untuk melakukan buka puasa bersama disebuah restoran di tengah mall di Jakarta. Tanpa pikir panjang sayapun menyetujui ajakan tersebut! Karena dalam pikiran saya, ini mungkin akan menjadi

Pekerjaan yang semakin menggila di ranah kota Jakarta kadang sering membuat kita (termasuk saya) lebih rela menghabiskan waktu bersama teman dan pekerjaan. Kilauan hura-hura dibalik topeng niat untuk berbuka puasa bersama, sedikit melepas pemikiran dan konsep awal mengenai buka puasa itu sendiri.

Konsep berbuka puasa bersama menjadi ajang untuk melepas kangen antara teman, tidak jarang restoran-restoran berkelas menjadi venue untuk acara yang sudah miskonsepsi ini. Tapi anehnya kita semakin menikmati acara-acara seperti itu.

Padahal momen seperti ini merupakan momen yang paling ditunggu-tunggu, maaf kalau saya sedikit menjadi menyentuh sisi spiritual saya. Tapi tahun ini dan tepatnya bulan Ramadhan taun ini merupakan bulan yang sangat membutuhkan kekuatan iman dari saya. Entah kenapa, kondisi Jakarta dan kondisi pekerjaan saya sendiri hampir membuat saya urung untuk melakukan puasa. Hmm, okelah saya mau berpuasa tapi tidak dengan kegiatan ibadah lainnya. Tampaknya saya saat ini menyatakan bahwa diri saya tidak menikmati indahnya bulan Ramadhan, padahal saya selalu berdoa saya ingin yang terbaik untuk bulan Ramadhan tahun ini.

Sebuah renungan saya kembali dan pemikiran saya kembali melayang-layang ditengah jebakan antrian kendaraan bermotor disalah satu jalan protokol Jakarta. Kalau memang bulan puasa itu penuh berkah, entah kenapa kita malah berhura-hura seperti orang yang dipenjara disiang hari dan ber-euforia dimalamnya?! Bukankah seharusnya kita merenungi semua yang sudah kita lakukan sebelum2nya? Harusnya dibulan ini kita menjadi dekat dengan semua orang yang mencintai kita, yaitu keluarga?

Tepat dua hari sebelum merayakan idul fitri, saya mendapat kabar bahwa salah satu teman sekolah saya dulu meninggal dunia. Dikarenakan sakit bawaan yang dideritanya sejak lahir, di saat itu juga saya merasa bahwa tampaknya bulan ini memang membawa berkah untuk saya. Bukan karena teman saya meninggal, tapi tampaknya saya mulai menyadari kesalahan saya selama ini.

Saya berpikir bahwa terkadang dunia ini sangat absurd, diluar akal sehat! Entah dibalik rahasiaNya, kita mungkin memang ditakdirkan untuk diatur olehNya. Saya ingat betul dulu waktu SMP, dimana teman saya itu sudah hampir menyerah untuk hidup lebih panjang. Kelainan klep jantung, membuat dia nyari memutuskan untuk berhenti bahkan keluar dari realitas hidup. Entah sudah ratusan atau ribuan kali ia menyatakan bahwa keberadaan dirinya ternyata hanya bisa menyusahkan orang banyak.

Tapi akhirnya di usia 24 tahun ia menutup ini semua dengan manis dan apa yang ia nyatakan bahwa dirinya tidak berguna. sama sekali tidak terbukti! Ia berhasil membuat orang tuanya bangga dengan berhasil membuktikan bahwa ia mampu menyelesaikan pendidikan strata 1 nya! Walaupun saya tahu, kondisi finansial keluarganya yang kurang dari istilah berkecukupan.

Sebuah kesadaran akan pentingnya arti kedewasaan untuk seseorang yang baru akan mengenal dunia nyata. Ternyata memang Tuhan tidak akan memberikan jawaban atas do’a-do’a saya dan ternyata tidak ada satupun do’a yang saya panjatkan terkabul. Tapi Tuhan ternyata memberikan sesuatu yang menunjukkan jawaban ini semua secara absurd.

Entry Filed under: Uncategorized. .

1 Comment Add your own

  • 1. RYKERS  |  Oktober 23, 2008 at 8:13 pm

    met lebaran jg… hehe blm update?

    Balas

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Klik tertinggi

Tulisan Terakhir

Halaman

Flickr Photos

Nubes de lluvia - Rain clouds - Explore ! (Front Page)

Sligachan II

blueberry frost

More Photos
Watch videos at Vodpod and other videos from this collection.