TOLAK BBM NAIK?! Atau… ?!

Juni 2, 2008

Sebenernya gw punya pandangan tersendiri terhadap kebijakan pemerintah menaikkan BBM. Awalnya gw selalu beropini mengenai teori-teori ini dihadapan temen-temen gw (yang notabene sama tololnya dengan gw), dan lagi gw agak terlalu cuek dengan masalah ini. Bukannya karena gw tidak peduli dengan masyarakat miskin atau antek-antek pemerintahan (Sumpah… gw bukan anak anggota DPR/MPR, menteri, ataupun presiden. Gw masyarakat Indonesia yang biasa dan sangat-sangat biasa), tapi gw jadi sedikit tergugah dengan banyaknya masyarakat yang mengeluhkan masalah kenaikkan BBM ini ditambah dengan para ‘mahasiswa’ yang mencoba membuka kembali tragedi Mei 98 dengan mencoba membentuk kerusuhan yang tidak wajar dan tidak masuk akal.

KEnaikkan BBM dinilai dari sudut pandang manapun memang sudah wajib hukumnya! Dibantu oleh semakin menggilanya harga minyak dunia per BArrel ditambah lagi sistem penetapan harga bensin yang ‘katanya’ memakai sistem hukum pasar, harga BBM di Indonesia memang sudah tidak masuk akal murahnya. Memang murah disini bukan berdefinisi ‘mudah dibeli/harganya yang rendah’ tapi yang gw maksudkan adalah beban negara dalam APBN yang semakin tinggi. Bayangkan ada perhitungan bahwa BBM yang kita konsumsi sekarang (yang disubsidi) mencapai angka yang sudah tidak bisa ditolerir lagi oleh APBN dan negara kita terancam untuk berhutang lagi untuk menutupi beban ini.

Nah, disini memang sangat banyak kesalahan yang negara kita lakukan! Kurangnya komunikasi pemerintah untuk membuka jalur dengar pendapat terhadap masyarakat, menjadikan kebijakan BBM ini seperti kebijakkan yang ZALIM untuk yang tidak mengetahui apa dan kenapa yang terjadi dibelakang kebijakan ini. Dan hati gw semakin miris ketika banyak pejabat yang memanfaatkan hal ini untuk menambah kekuatan dalam PilPres mendatang, dimana (yang gw yakin dia sudah mengetahui latar belakang serta tujuan/manfaat dari kebijakkan ini) turut sumbang suara bahwa kebijakkan kenaikkan BBM ini adalah hal yang ZALIM! Hehehe, kalo pengen tau siapa aja?! silahkan tinggalkan komen dibawah. Lalu kesalahan kedua adalah dimana buruknya sistem perekonomian makro negara kita, dimana harga BBM (bahkan dengan isu saja), bisa meng-trigger kenaikkan harga bahan pokok lainnya. Sistem yang bodoh bukan, dimana harga BBM dijadikan acuan untuk menentukan pasar seluruhnya..

Selain itu yang membuat mataku semakin terbuka lebar dari yang sebelumnya kecil dan penuh kantuk adalah aksi demonstrasi yang dilakukan mahasiswa beberapa hari belakangan ini. Demo yang lebih menjurus ke arah brutal dan tidak menentu arahnya ini, malah membuat masyarakt menjadi antipati terhadap aksi mahasiswa yang dikenal heroik untuk masalah bela-membela masyarakat Indonesia. Tapi apa yang dilakukan mahasiswa yang di Cawang itu malah membuat beberapa lapisan masyarakat jadi antipati dan lebih buruk ada beberapa pihak masyarakat yang menyatakan ‘ogah’ untuk menaruh simpati terhadap aksi tersebut!

Dan untuk beberapa pihak banyak juga yang menyalahkan pemerintahan untuk kebijakan tersebut! Memang bukan kesalahan kalau ada beberapa pihak yang tidak setuju atau bahkan menolak kenaikkan BBM itu, tapi yang gw soroti adalah MENGAPA SEMUA ORANG YANG MENYATAKAN TIDAK SEPENDAPAT DENGAN KEBIJAKAN ITU TIDAK MEMBERIKAN SOLUSI??

Entry Filed under: jurnal harian. Tag: , , , , .

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Klik tertinggi

Tulisan Terakhir

Halaman

Flickr Photos

Nubes de lluvia - Rain clouds - Explore ! (Front Page)

Sligachan II

blueberry frost

More Photos
Watch videos at Vodpod and other videos from this collection.